Arsip Kategori: Transportasi

Informasi Transportasi

Cek Posisi KRL Jakarta

Standar

JAKARTA, KOMPAS.com — PT KAI dan PT KAI Commuter Jabodetabek mengembangkan sistem aplikasi untuk memantau keberadaan KRL di pelintasan. Aplikasi tersebut dapat diakses melalui alamat http://infoka.krl.co.id/to/%5Bkode stasiun]

Manajer Komunikasi PT KCJ Eva Chairunisa, Selasa (26/2/2013), memberi contoh, untuk melihat kereta-kereta yang melalui Stasiun Juanda, alamat yang harus diakses adalah http://infoka.krl.co.id/to/jua

Untuk Stasiun Jakarta Kota, alamat yang harus diakses adalah http://infoka.krl.co.id/to/jak

“Aplikasi dapat diakses melalui komputer PC, BlackBerry, Android, iPhone/iPad, dan semua handphone yang mendukung internet browser,” ucapnya.

Diharapkan aplikasi tersebut dapat memenuhi kebutuhan informasi pengguna jasa terkait jadwal real time perjalanan KRL di Jabodetabek.

Berikut kode singkatan stasiun-stasiun di Jabodetabek.
# Jakarta Kota http://infoka.krl.co.id/to/JAK
# Jayakarta http://infoka.krl.co.id/to/JYK
# Mangga Besar http://infoka.krl.co.id/to/MGB
# Sawah Besar http://infoka.krl.co.id/to/SW
# Juanda http://infoka.krl.co.id/to/JUA
# Gambir http://infoka.krl.co.id/to/GMR
# Gondangdia http://infoka.krl.co.id/to/GDD
# Cikini http://infoka.krl.co.id/to/CKI
# Manggarai http://infoka.krl.co.id/to/MRI
# Tebet http://infoka.krl.co.id/to/TEB
# Cawang http://infoka.krl.co.id/to/CW
# Duren Kalibata http://infoka.krl.co.id/to/DRN
# Pasar Minggu Baru http://infoka.krl.co.id/to/PSMB
# Pasar Minggu http://infoka.krl.co.id/to/PSM
# Tanjung Barat http://infoka.krl.co.id/to/TNT
# Lenteng Agung http://infoka.krl.co.id/to/LNA
# Universitas Pancasila http://infoka.krl.co.id/to/UP
# Universitas Indonesia http://infoka.krl.co.id/to/UI
# Pondok Cina http://infoka.krl.co.id/to/POC
# Depok Baru http://infoka.krl.co.id/to/DPB
# Depok http://infoka.krl.co.id/to/DP
# Citayam http://infoka.krl.co.id/to/CTA
# Bojonggede http://infoka.krl.co.id/to/BJD
# Cilebut http://infoka.krl.co.id/to/CLT
# Bogor http://infoka.krl.co.id/to/BOO
# Bekasi http://infoka.krl.co.id/to/BKS
# Kranji http://infoka.krl.co.id/to/KRI
# Cakung http://infoka.krl.co.id/to/CUK
# Klender Baru http://infoka.krl.co.id/to/KLDB
# Buaran http://infoka.krl.co.id/to/BUA
# Klender http://infoka.krl.co.id/to/KLD
# Jatinegara http://infoka.krl.co.id/to/JNG
# Pondok Jati http://infoka.krl.co.id/to/POK
# Kramat http://infoka.krl.co.id/to/KMT
# Gangsentiong http://infoka.krl.co.id/to/GST
# Pasar Senen http://infoka.krl.co.id/to/PSE
# Kemayoran http://infoka.krl.co.id/to/KMO
# Rajawali http://infoka.krl.co.id/to/RJW
# Kampung Bandan http://infoka.krl.co.id/to/KPB
# Ancol http://infoka.krl.co.id/to/AC
# Tanjung Priok http://infoka.krl.co.id/to/TPK
# Tangerang http://infoka.krl.co.id/to/TNG
# Batu Ceper http://infoka.krl.co.id/to/BPR
# Poris http://infoka.krl.co.id/to/PI
# Kalideres http://infoka.krl.co.id/to/KDS
# Rawa Buaya http://infoka.krl.co.id/to/RW
# Bojong Indah http://infoka.krl.co.id/to/BOI
# Pesing http://infoka.krl.co.id/to/PSG
# Duri http://infoka.krl.co.id/to/DU
# Tanahabang http://infoka.krl.co.id/to/THB
# Angke http://infoka.krl.co.id/to/AK
# Karet http://infoka.krl.co.id/to/KRT
# Sudirman http://infoka.krl.co.id/to/SUD
# Serpong http://infoka.krl.co.id/to/SRP
# Rawabuntu http://infoka.krl.co.id/to/RU
# Sudimara http://infoka.krl.co.id/to/SDM
# Jurangmangu http://infoka.krl.co.id/to/JRU
# Pondok Ranji http://infoka.krl.co.id/to/PDJ
# Kebayoran http://infoka.krl.co.id/to/KBY
# Palmerah http://infoka.krl.co.id/to/PLM

Jalur Alternatif Puncak

Standar

TEMPO.CO, Bogor – Kepolisian Resor Bogor mengimbau masyarakat Jakarta, Bogor, Depok,Tanggerang, dan Bekasi untuk menggunakan jalan alternatif menuju Puncak, Bogor, Jawa Barat. Hal itu untuk menghindari kemacetan saat penutupan total jalur Puncak pada malam pergantian tahun 2012, mulai Senin, 31 Desember 2012, pukul 18.00 hingga Selasa, 1 Januari 2013, pukul 06.00.

Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bogor, Ajun Komisaris Edwin Affandi, ada dua jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di Jalur Puncak, yakni Jalan Raya Cibubur-Transyogi tembus Cipanas Cianjur dan Jalan Raya Bogor-Sukabumi tembus di Cipanas.

“Kalau tidak ingin terjebak kemacetan, silakan lewat jalur utama Puncak sebelum jalur ditutup. Tapi kami imbau untuk tetap tertib berlalu lintas. Budaya antre dijaga,” kata Kasat Lantas di Pos Polisi II B, Gadog, Ciawi, Bogor, Ahad, 30 Desember 2012.

Sebelumnya, Polres Bogor telah memastikan akan menutup total jalur Puncak saat menjelang malam pergantian tahun baru 2013. Jalur ditutup mulai Senin, 31 Desember 2012, pukul 18.00 hingga Selasa, 1 Januari 2013, pukul 06.00.

Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polres Bogor, Komisaris Zulkarnaen Harahap, mengatakan, jadwal penutupan tersebut berlaku hanya untuk kendaraan roda empat. Untuk roda dua masih bisa lewat, hanya saja akan diperketat pengaturannya.

“Saat penutupan jalur diberlakukan, sebaiknya pengendara roda empat menggunakan dua jalur alternatif. Dari arah Jakarta bisa melalui Cibubur via Jalan Transyogi-Jonggol tembus ke Puncak, Cipanas, Kabupaten Cianjur,” tutur Zulkarnaen.

Sedangkan kendaraan dari arah Bogor atau Ciawi, jika ingin ke Puncak bisa melewati jalur Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi). Namun, pengemudi diminta waspada saat melewati dua jalur alternatif tersebut. “Sebab, kapasitas jalannya sempit, sehingga rawan kecelakaan dan macet.”

Polres Bogor menyarankan warga Jabodetabek yang hendak menghabiskan libur panjang malam pergantian tahun untuk berangkat dari rumah pada pagi atau siang hari sebelum jalur Puncak ditutup.

“Untuk mengamankan jalur Puncak saat pergantian tahun kami mengerahkan 2/3 jumlah personel Polres Bogor, dibantu petugas gabungan dari Brimob Polda Jawa Barat, TNI, DLLAJ, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya,” ujar Zulkarnaen.

Terkait dengan sosialisasi penutupan jalur, Polres Bogor bekerja sama dengan PT Jasa Marga memasang tujuh rambu tanda pengalihan arus jalur alternatif di sejumlah titik, dari Kilometer 5 Tol Jagorawi hingga ke Gadog, Ciawi. Sehingga diharapkan tak ada lagi warga yang kebingungan mencari jalur alternatif menuju Puncak. Baca update jalur Puncak di sini.

Oleh-oleh berbahaya dari Luar Negeri

Standar

Belanja oleh-oleh saat traveling ke luar negeri adalah agenda yang tak boleh dilewatkan. Sayangnya, tidak semua oleh-oleh bebas Anda bawa pulang. Di bandara, ada petugas Bea Cukai serta aturan yang harus Anda lewati. Apa saja?

Indonesia punya peraturan ketat tentang barang-barang atau suvenir yang dibawa traveler dari luar negeri. Peraturan tersebut ada dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 188/PMK.04/2010 tentang Impor Barang yang Dibawa Oleh Penumpang, Awak Sarana Pengangkut, Pelintas Batas, dan Barang Kiriman.

Salah satu aturan di bea dan cukai adalah Anda tidak boleh membawa barang tertentu dalam jumlah banyak. Contohnya, adalah Anda sebaiknya tidak membawa aneka wine misalnya dari Eropa lebih dari 1 liter. Oleh-oleh lainnya dalam jumlah banyak yang sering menjadi masalah adalah cerutu. Jika Anda misalnya pulang dari negaranya Che Guevara, Kuba, maka baiknya Anda tidak membawa cerutu lebih dari 25 batang.

Hal tersebut tercantum dalam pasal 9 peraturan Menkeu tersebut. Bea Cukai membebaskan bea masuk barang-barang berikut ini asalkan tidak terlalu banyak. Barang-barang itu adalah rokok maksimal 200 (dua ratus) batang, cerutu maksimal 25 (dua puluh lima) batang, tembakau iris atau hasil tembakau lain maksimal 100 (seratus) gram, dan minuman alkohol maksimal 1 (satu) liter. Jika membawa dalam batas itu, Anda bisa melenggang dengan aman dan tidak terkena biaya.

Selain itu, masalah lain yang biasa menimpa traveler adalah jenis-jenis barang bawaan. Ini dijelaskan dalam pasal 13 tentang Pemeriksaan dan Pengeluaran Barang Impor yang Dibawa oleh Penumpang. Ini yang sering disebut dengan Jalur Merah, yaitu benda-benda yang harus dalam status ‘declared’.

Ini ditandai dalam formulir yang diberikan kepada penumpang sebelum mendarat di Indonesia. Jalur Merah adalah jalur pengeluaran barang impor dengan dilakukan pemeriksaan fisik barang. Tak hanya itu, petugas bea cukai dapat melakukan penindakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pasal 13 menandai barang-barang Jalur Merah itu adalah aneka hewan, ikan, tumbuhan dan aneka produknya. Ada juga obat, senjata api, senjata tajam, narkoba, pornografi, bahan peledak. Sisanya benda atau uang dengan nilai lebih dari Rp 100 juta.

Misalnya saja pisau Victorinox yang merupakan oleh-oleh khas dari Swiss. Terang saja, itu adalah senjata tajam yang harus masuk jalur merah. Anda harus diperiksa dan ditanyai dulu, baru bisa melenggang membawa Victorinox Anda.

Selain itu, oleh-oleh lainnya yang pasti bermasalah adalah teh coca yang asli dari Pegunungan Andes. Teh ini dapat ditemukan dengan mudah di berbagai tempat di sana. Teh coca memiliki cita rasa yang lezat dan membantu melawan berbagai macam penyakit. Sayangnya, teh ini menggandung kokain. Ya, kokain dan narkoba adalah barang yang haram hukumnya dibawa masuk ke dalam negeri ini. Lebih baik jangan membawa oleh-oleh teh coca ya.

Oleh-oleh lainnya yang biasa bermasalah adalah hewan awetan. Tidak sedikit traveler yang membawa hewan awetan sebagai oleh-oleh saat melancong ke luar negeri. Di Penang, Malaysia misalnya, Anda dapat membeli suvenir awetan kupu-kupu yang telah mati di Butterfly Farm. Nah, lagi-lagi Anda harus jalur merah dari petugas bea cukai. Namun biasanya, kupu-kupu awetan dari tempat penjualan yang resmi biasanya diberikan semacam keterangan resmi.

Perhatikan peraturan-peraturan tersebut saat Anda hendak berbelanja suvenir di luar negeri. Pemeriksaan Bea Cukai bukan berarti Anda dilarang membawa oleh-oleh tersebut, namun benda-benda itu memang harus diperiksa secara khusus. Jika Anda tidak masalah dengan prosedur itu, maka tidak masalah juga Anda membeli oleh-oleh tersebut.

Tapi jika Anda tidak mau ribet di bandara, apalagi dengan kondisi tubuh lelah pulang traveling, tidak ada salahnya membeli suvenir yang aman-aman saja. Gantungan kunci atau miniatur, sudah cukup sebagai buah tangan berharga dari luar negeri.

Jalur Mobil Ganjil Genap Jakarta

Standar

Rencananya pada Maret 2013 akan diberlakukan jalur yang dikhususkan untuk mobil dengan Plat Nomor Ganjil Genap dengan jam berlaku jam 6 pagi smp 8 malam. Jalur-jalur yang akan terkena adalah :
1. Koridor three in one yang berlaku sepanjang jalur Blok M hingga Kota. Jalan Gatot Subroto dan Jalan Rasuna Said.
2. Sejumlah koridor timur-barat yang dilalui bus TransJ dari Pinang Ranti-Pluit.
3. Jalan Sultan Agung dari Karet-Manggarai dilanjutkan hingga Jalan Pramuka.
4. Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Letjen Suprapto serta di sebelah barat.
5. Jalan Kyai Tapa dan KH Hasyim Anshari yang menghubungkan Grogol dengan Harmoni.
6. Jalan Gunung Sahari, Kramat Raya, Salemba, Jatinegara, hingga ke Cawang.
7. Jalur Cideng, Jl KH Mas Mansyur yang melintasi Tanah Abang, lanjut ke Jalan Prof Dr. Satrio dan Cassablanca hingga Kampung Melayu.