Nutrisi Tepat, Anak Cerdas

Standar

USIA balita adalah masa pertumbuhan pesat, termasuk otak yaitu organ penting sebagai pusat kontrol, berpikir, emosi, dan tingkah laku. Keberhasilan proses pertumbuhan otak dipengaruhi asupan gizi yang seimbang semasa bayi dalam kandungan, masa bayi, dan balita.

Karena itu, penerapan pola makan yang baik sudah harus dimulai sejak dini. Diketahui, kecerdasan dipengaruhi tiga hal, yaitu genetik, lingkungan, dan gizi. Kekurangan zat gizi tertentu bisa menghambat perkembangan otak dan bisa menurunkan kecerdasan anak.

Faktor gizi menjadi penting karena bersifat irreversible, jadi jika kekurangan pada masa tertentu tidak dapat pulih. Karena itu sebagai orangtua, memilih makanan terbaik dengan kandungan nutrisi seimbang dan porsi yang tepat harus dikuasai.

Pertumbuhan otak atau masa cepat tumbuh otak terjadi ketika bayi masih dalam kandungan hingga bayi berusia 18 bulan. Karena itu, ibu hamil juga harus memperhatikan asupan nutrisi yang dimakan. Perkembangan otak berlanjut di masa balita, merupakan suatu periode penting bagi proses tumbuh-kembang.

Masa pertumbuhan dan perkembangan usia balita menjadi penentu keberhasilan pertumbuhan dan perkembangan anak pada periode selanjutnya. Pertumbuhan dan perkembangan balita yang optimal sangat dipengaruhi asupan zat gizi makanan yang dikonsumsi.

Begitu juga dengan pertumbuhan dan perkembangan otak yang berhubungan erat dengan tingkat kecerdasan anak. Sementara itu, otak janin mengalami periode pertumbuhan cepat pertama kali saat kehamilan trimester ketiga. Pada trimester ketiga ini, sel neuron (sel-sel otak) pada otak besar membelah dan membagi dengan cepat. Berbagai nutrisi berperan penting dalam pembentukan dan perkembangan otak janin yang telah dimulai pada awal kehamilan.

Kebutuhan zat gizi yang penting ditingkatkan selama kehamilan adalah karbohidrat (energi), protein, kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, seng, iodium, vitamin A, B1, B3, B6, B9 (asam folat), C, dan vitamin D. Pada trimester ketiga usia kehamilan, sangat penting mengonsumsi bahan makanan yang mengandung zat gizi, seperti vitamin B6, seng, kalsium, zat besi, protein, dan B9.

Masa pertumbuhan emas otak tahapan kedua terjadi saat bayi baru lahir sampai usia 30 bulan. Usia bayi 0–6 bulan sangat disarankan untuk diberikan air susu ibu (ASI) eksklusif. ASI mengandung nutrisi yang cukup hingga bayi berusia enam bulan. Menginjak usia 6–30 bulan, bayi mulai diberi makanan sesuai kebutuhan tubuhnya.

Pada awal kehamilan atau 17 hari setelah hamil, otak mulai terbentuk. Asupan zat gizi adalah faktor utama yang berperan meningkatkan kecerdasan otak secara optimal. Otak dibentuk oleh lemak, sedangkan sel saraf dibentuk oleh protein. (Koran SI/Koran SI) (ftr)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s