Bunyi Perut

Standar

PERNAH terpikir mengapa perut Anda berbunyi saat lapar? Sebenarnya, bunyi tersebut bukan mengisyaratkan lapar, tetapi informasi bahwa mesin tubuh Anda bekerja dengan baik.

Bunyi perut atau dalam istilah medis dikenal dengan borborygmi, merupakan bunyi yang diciptakan oleh ritme kontraksi otot-otot dalam lambung dan usus. Pada dasanya, sistem pencernaan merupakan sebuah pipa panjang yang berawal dari mulut hingga pantat, dengan banyak mesin-mesin biologis menarik di tengahnya.

Makanan yang dikonsumsi akan bergerak melewati pipa panjang ini dengan bantuan gelombang kontraksi otot yang dikenal dengan gerakan peristaltik. Selain itu, gelombang kontraksi otot ini juga berperan menyatukan dan mengaduk makanan, cairan dan enzim pencernaan.

Gelombang kontraksi ini tidak terlalu sama dengan cara jantung berdetak. Kontraksi ini menciptakan fluktuasi listrik di sel-sel otot halus, yang selanjutnya menyebabkan otot berkontraksi dengan cara berirama.

Irama ini sekitar tiga kali per menit dalam lambung dan 12 kali per menit dalam usus halus. Bunyi yang Anda dengar saat lambung dan usus membuat keributan adalah hasil kontraksi otot saat menyatukan dan mengaduk makanan serta mendorong udara yang dihasilkan melalui sistem Anda.

Mengapa perut cenderung berbunyi saat lapar? Saat lambung dan usus dalam keadaan kosong dan tidak ada makanan yang perlu digerakkan, otot-otot lambung dan usus akan tetap berkontraksi. Hal ini bertujuan membersihkan semua isi perut, termasuk lendir, makanan yang tersisa dan bakteri. Ini merupakan cara alami tubuh membersihkan diri, memastikan tidak ada makanan atau komponen lain yang menumpuk di sepanjang lambung atau usus. Dan Bunyi inilah yang Anda dengar saat lapar.

Jika proses kontraksi ini berlangsung terus berlangsung, mengapa tidak bisa didengar sepanjang waktu? Sama seperti botol air panas. Saat menggoncang botol penuh, Anda hanya akan mendengar sedikit atau tidak ada suara sama sekali. Semakin sedikit isinya, semakin keras bunyi yang terdengar. Hal yang sama juga terjadi dalam lambung saat lapisan otot dinding lambung dan usus menggoncang dan mendorong isi lambung dan usus ke arah pantat.

Bagaimana cara menghindari bunyi tersebut? Cara terbaik adalah dengan mengonsumsi sesuatu. Tapi, pastikan dalam porsi kecil untuk mencegah makan berlebih. Selain itu, Anda bisa menekan perut saat merasa perut akan berbunyi. Jika menekan cukup keras, ruang yang tersedia untuk menggoncang juga akan semakin sedikit sehingga bisa mengurangi bahkan menghentikan goncangan untuk sementara waktu. Di samping itu, cobalah menarik napas dalam-dalam dan tahan hingga sensasi bunyi di perut hilang.  (MI/ICH)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s