Kapan Anak Sunat ?

Standar

Usia delapan sampai sebelas tahun waktu yang tepat untuk anak disunat atau khitan. “Pada usia ini kulit penis anak masih lunak sehingga lebih mudah disayat dan memudahkan proses penyembuhannya,” kata Dosen Akademi Keperawatan Singkawang, Winnellia Rangkuti di Singkawang, Kalimantan Barat, Sabtu (16/10).

Menurutnya, pada usia tersebut anak juga sudah bisa diajak berkomunikasi tentang pentingnya sunat.

Ia juga menjelaskan pentingnya sunat bagi anak laki-laki. Menurutnya, pada alat kelamin laki-laki terdapat bagian kulup yang mengandung smegma, yaitu zat berlemak yang diproduksi terus. Jika tidak dibersihkan secara teratur akan menumpuk dapat mengakibatkan infeksi.

“Menjadi solusi tepat dilakukan sunat pada usia dini,” katanya.

Winnellia mengatakan proses penyembuhan sunat antara lima sampai tujuh hari, bahkan bisa lebih cepat. Ia juga menyampaikan tindakan perawatan yang harus dilakukan agar tidak terjadi infeksi setelah disunat.

“Pada daerah jahitan dibalut dengan kasa steril dan diberi antiseptik,” katanya.

Dikatakan dia, sunat sudah dikenal dan dilakukan sejak lama di berbagai belahan bumi dan alasan yang berbeda-beda. Rata-rata anak disunat pada waktu mereka duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Sunat adalah dipotongnya kulit kuncup ujung penis sehingga kepala penis terlihat.  Ia melanjutkan, dipotong atau diirisnya kulit yang menutupi kepala penis ini sekaligus membersihkan daerah tersebut dari kotoran.

“Sunat sangat tidak mempengaruhi ukuran penis, tidak membuat semakin besar, juga tidak membuat penis mengecil,” katanya.

Sunat bisa dilakukan secara aman pada usia berapapun dan semakin muda usia seseorang disunat maka resiko tindakan yang dilakukan akan semakin kecil.

“Bukti baru menyebutkan sunat dapat mencegah tertular HIV (virus yang melemahkan kekebalan tubuh), juga penyakit lain yang mematikan,” kata dia.

Menurut dia, penelitian yang dilakukan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Amerika Serikat, Afrika Selatan, Kenya, dan Uganda antara 2005 dan 2007 menunjukkan bahwa sunat pada laki-laki dewasa mengurangi resiko tertular HIV hingga 50 – 60 persen.(Ant/BEY)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s